Puisi Ada Cinta dan Luka

 Ada cinta dan luka


Ada cinta yang datang seperti hujan pertama: hangat, mengejutkan, membersihkan debu di relung hati. Kita menari di bawahnya, percaya pada janji-janji kecil yang tulus. Senyum jadi peta; sentuhan, bukti bahwa dua jiwa bisa saling menemukan rumah.

Tapi ada pula luka yang menempel seperti bekas hujan di jendela: samar, sering tampak saat cahaya miring. Luka bukan selalu perang atau tragedi besar—sering ia lahir dari kata yang salah, harap yang lapuk, atau keheningan yang memakan waktu. Ia mengajari kita batas, memberi bekas, namun juga menguatkan kulit hati.

Cinta dan luka hidup berdampingan. Cinta memberi alasan untuk bertahan, luka mengajarkan cara menjaga. Di antara keduanya, kita belajar memilih: mencintai dengan berani, merawat bekasnya dengan lembut, dan percaya bahwa setelah hujan selalu ada langit yang lebih bersih.

Mau saya ubah jadi lebih romantis, sedih, atau netral?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Refleksi Maria:Menjadi teladan hidup

MINGGU PANGGILAN SEDUNIA KE 62 TAHUN DENGAN TEMA : PEZIARAH PENGHARAPAN ANUGERAH KEHIDUPAN